SEKILAS INFO
: - Minggu, 04-12-2022
  • 2 tahun yang lalu / Kita dukung kebijakan pemerintah dan anjuran ulama dalam darurat Covid19 untuk STAY AT HOME, jaga kebersihan, terapkan social distancing. Semoga Indonesia segera terbebas dari wabah CORONA19
  • 2 tahun yang lalu / Selamat Datang d Website Resmi SMA NU Juntinyuat Indramayu Jawa Barat
  • 4 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website SMA NU Juntinyuat Indramayu Jawa Barat
KILAS BALIK 35 TAHUN SMA NU JUNTINYUAT MENGABDI PADA NEGERI
SMA NU JUntinyuat berdiri pada tahun 1986 oleh Yayasan ibu Hj Chodijah Segeran yang merupakan lembaga Pendidikan kedua setelah 6 tahun sebelumnya telah berdiri SMP Yabujah Segeran.
SMA NU Juntinyuat pada awal berdirinya bernama SMA Yabujah sama seperti Nama SMP Yang ambil dari Yayasan. Karena pada awal berdirinya dengan berbagai masalah yang dihadapinya mulai persoalan Gedung, guru, karyawan sehingga tidak diminati oleh Masyarakat untuk menitipkan anak anaknya belajar di sana, yang menyebabkan hampir Gulung tikar.
Sebagai solusi yang merupakan ide dari bpk KH Abas Abdul Jalil, M.Si salah satu pengurus Yabujah yang berusaha dan terus mencoba mempertahankan eksistensi SMA Yabujah dengan melakukan kerja sama dengan Pengurus MWC NU Juntinyuat pada tahun 1988 yang kala itu sebagai Rois Syuriah BPK KH MUSTAFID BA, dan ketua Tanfidiyah BPK KH ABDUL AZIZ MASUM, BA. Dimana salah satu diktum dari isi perjanjiannya perubahan nama dari SMA YABUJAH Menjadi SMA NU JUNTINYUAT dan sekaligus Rois Syuriah MWC NU Juntinyuat bpk KH MUSTAFID, BA Sebagai kepala sekolahnya dan merupakan kepala sekolah ketiga sesudah bapak DRS RAYUNO dan Bapak Drs MAS’UD. Namun ternyata kerjasama tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan, SMA NU Juntinyuat hampir bangkrut karena muridnya sedikit sehingga tidak bisa memenuhi biaya operasional sekolah waktu itu. akhirnya pada tahu 1989 kepala sekolah langsung dijabat oleh Bapak KH Abas Abdul Jalil, M.Si sampai dengan tahun 2009, dan kemudian dari tahun 2009 sampai dengan sekarang dijabat oleh Bpak BURHANUDIN, M.Pd.I yang kebetulan sebagai penulis artikel ini.
Sementara yang akan kami soroti dari tulisan ini adalah prinsip prinsip hidup dari Bapak H Abas Abdul Jalil, M.Si dalam mengelola yayasan dan lembaga pendidikan dimana saat beliau menjabat sebagai ketua Yayasan Ibu Haji Chodijah Segeran yang telah memiliki lembaga Pendidikan yang sesuai urutan tahun berdiri mulai dari SMP Yabujah, SMA NU Juntinyuat, STAIS PANGERAN DHARMA KUSUMA SMK YABUJAH, dan STKIP PANGERAN DHARMA KUSUMA Yang berada di komplek Kampus putih Segeran dan yang diluar kampus putih ada SMP SMK NU Cikedung, SMK Elhuda Habus wetan dan SMP SMK Bintang sembilan kedokan bunder salah satu dari prinsip hidupnya adalah mengambil qoidah fiqih LAA YUDROKU KULUHU PA LAA YUTROKU KULUHU yang artinya klau tidak bisa mendapatkan semuanya, maka jangan ditinggalkan semuanya. Berangkat dari situlah setelah beliau menjadi ketua Yayasan selain SMP dan SMK Beliau mendirikan lembaga lembaga pendidikan yang lain seperti sekarang ini.
SMA NU Juntinyuat pada tanggal 29 November 2021 genap berusia 35 tahun dilihat dari tanggal dan bulan SK izin Operasional yang dikeluarkan oleh Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Sebagaimana yang diceritakan diawal oleh penulis bahwa SMA NU Juntinyuat di awal awal operasionalnya mengalami masa masa sulit yang hanya mampu dilewati oleh pengelola yang memiliki jiwa perjuangan dengan dedikasi dan sifat kesabaran serta keikhlasan yang tinggi, hal ini dibuktikan dengan keluar masuknya tenaga pendidik maupun kependidikan dari SMA NU Juntinyuat yang dikarenakan minimnya anggaran operasional sehingga tidak jarang hak guru dan TU dibayarkan tepat waktu.
Hal ini sudah menjadi resiko karena dari awal pendiriannya yayasan berniat untuk memberikan kesempatan belajar di sekolah menengah atas bagi lulusan SMP MTs di wilayah Desa Segeran dan sekitarnya yang tidak bisa melanjutkan di sekolah lain karena terbentur biaya dan persoalan sosial lainnya. Dimana kebijakan ini berimplikasi kepada siswa siswi yang mendaftarkan ke SMA NU Juntinyuat adalah siswa siswi kelas menengah ke bawah dengan segala persoalan keuangan dan ekonomi lainnya yang ujung-ujungnya sangat minim kontribusi keuangan siswa terhadap opererasional sekolah.
Pada tahun 2001 SMA NU Juntinyuat mendapat bantuan Proyek Loan IDB dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, bersama denga 45 SMA dan SMK Se Indonesia berupa 1 unit gedung Perkantoran, 3 Ruang Kelas Baru, Ruang perpustakaan, Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi juga laboratorium Bahasa lengkap dengan peralatannya sekaligus bantuan DIKLAT bagi Ketua Yayasan, Kepala sekolah dan Guru guru yang terlibat dalam pengelolaan bantuan tersebut. Berangakat dari sini SMA NU Juntinyuat mulai menggeliat dengan bertambahnya kepercayaan Masyarakat menyekolahka anak anaknya dengan alasan gedung dan peralatannya cukup memdai dengan guru guru yang meningkat kompetensinya.
Kondisi SMA NU Juntinyuat sekarang dibawah Pimpinan Bapak Burhanudin, M.Pd.I selaku Kepala Sekolah kelima yang selain berprinsip sesuai dengan bapak KH Abas Abdul jalil , Ms.I selaku kepala sekolah sebelumnya yang sekarang menjabat sebagai ketua Yayasan ibu Haji Chodijah yaitu prinsip kaidah ushul fiqih :
ما لا يدرك كله لا يترك كله
“Sesuatu yang tidak bisa dilakukan seluruhnya itu jangan ditinggalkan semuanya” yang menjadi ruh perjuangan berdirinya Yayasan Ibu haji Chodijah seperti sekarang ini, beliau juga memegang prinsip kaidah ushul fiqih lainnya yaitu :
المحُاَفَظَةُ عَلَى القَدِيْمِ الصَالِحِ وَالأَخْذُ باِلجَدِيْدِ الأَصْلَحِ
“ Memperthankan nilai nilai lama yang bagus dan mengambil nilai nilai baru yng lebih baik”.
Berangkat dari kaidah itu SMA NU Juntinyuat berusaha mempertahankanprogram program sekolah yang lama yang masih baik dan berusaha terus memperbaiki diri dengan program program baru yang lebih baik. Sehingga saat ini SMA NU Juntinyuat merupakan Salah satu SMA Swasta di Indramayu yang memiliki siswa terbanyak dengan 14 Rombel yang terdiri dari siswa reguler dan sisw Sekolah Terbuka yang menginduk kepada SMA NU Juntinyuat, dengan segudang prestasi yang dibuktikan dengan berbagai trhopy baik akademik maupun non akademik.
Semoga kita diberikan kekuatan agar tetap istiqomah berkhidmah dalam dunia pendidikan bersama SMA NU Juntinyuat dan keluarga Besar Yayasan Ibu Haji Chodijah
Wallahu A’lam bishowwab
Wassalamu’alaikum wr wb
Penulis
Burhanudin, M.Pd.I
Kepala SMA NU Juntinyuat
Periode 2009 sd Sekarang

TINGGALKAN KOMENTAR

WhatsApp chat