SEKILAS INFO
: - Kamis, 15-04-2021
  • 12 bulan yang lalu / Kita dukung kebijakan pemerintah dan anjuran ulama dalam darurat Covid19 untuk STAY AT HOME, jaga kebersihan, terapkan social distancing. Semoga Indonesia segera terbebas dari wabah CORONA19
  • 12 bulan yang lalu / Selamat Datang d Website Resmi SMA NU Juntinyuat Indramayu Jawa Barat
  • 2 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website SMA NU Juntinyuat Indramayu Jawa Barat
Menggali Kecerdasan Spiritual dengan Al Qur’an

INDRAMAYU – SMA NU Juntinyuat  Kabupaten Indramayu menerapkan program one day one juz bagi siswanya. Program ini sebagai salah satu untuk peningkatan hafalan Alquran, ratusan siswa siswi hadir pada Khotmil Qur’an Program One Day One Juz yang ke 42 di Halaman sekolah, Jum’at (6/3)

Hadir dalam pelaksanaan Khotmil Qur’an tersebut diantaranya, Kepala Sekolah, Burhanudin, M.Pd.I, Wakasek Kurikulum, Miftahul Fatah, M.Pd.I, wakasek Kesiswaan, Nurul Khikam, M.Pd, Pembina Keagamaan, Solehudin Al Ayubi, S.Ag , Dewan Guru dan Karyawan.

Kepala Sekolah SMA NU Juntinyuat, Burhanudin, M.Pd.I mengatakan, program one day one juz sudah berjalan sekitar 3,5 tahun. Kegiatan odoz ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibadah siswa untuk menggali kecerdasan spiritual Al Qur’an, dengan demikian, kecerdasan spiritual akan membuat manusia mengingat kembali fitrahnya yang tentunya akan mengarahkan manusia pada budi pekerti yang baik

”Program ini sudah berjalan selama 3,5 tahun, pihak sekolah dan siswa merasakan program tersebut perlu dilakukan karena kita tekankan kepada siswa bahwa dekat dengan Alquran adalah salah satu kunci ketenangan hati dan kesuksesan.

Program yang dilakukan setiap Senin sampai Sabtu ini berlangsung selama 30 menit pada saat jam istirahat. Dalam pelaksanaannya, siswa secara bersama membaca Alquran dengan dipandu oleh H. Solehudin Al Ayubi, S.Ag selaku Pembina keagamaan.

Berlangsung di dalam halaman sekolah, kegiatan ini juga didampingi oleh salah satu guru Pembina Keagamaan. ”Kita kumpulkan siswa dalam musholah Al Karomah dilingkungan sekolah kemudian kita adakan hafalan serta bacaan surat-surat pendek, didampingi dengan guru agama yang kami miliki,” ucapnya.

Selama program tersebut dijalankan, kata dia, perubahan signifikan cukup terlihat. Hal itu dibuktikan dari meningkatnya jumlah bacaan maupun hafalan surat.

Seorang siswa kelas 12 Muhammad Nurhadi mengaku, program tersebut membuatnya lebih dekat dengan Alquran. Dengan membaca Alquran setiap hari, dia bisa lebih memiliki kemampuan menghafal ayat suci umat islam tersebut.

Di penghujung acara diadakan makan bareng  nasi kuning tumpeng dengan siswa penghafal Al Qur’an dan siswa lainya. Tumpeng nasi kuning bukan hanya punya makna baik tapi juga doa untuk orang yang menikmatinya dan merayakan momen bahagia.

TINGGALKAN KOMENTAR

WhatsApp chat