SEKILAS INFO
: - Kamis, 15-04-2021
  • 12 bulan yang lalu / Kita dukung kebijakan pemerintah dan anjuran ulama dalam darurat Covid19 untuk STAY AT HOME, jaga kebersihan, terapkan social distancing. Semoga Indonesia segera terbebas dari wabah CORONA19
  • 12 bulan yang lalu / Selamat Datang d Website Resmi SMA NU Juntinyuat Indramayu Jawa Barat
  • 2 tahun yang lalu / Selamat Datang di Website SMA NU Juntinyuat Indramayu Jawa Barat
Rapat Komite Dengan Orang Tua, Hasilkan Program Sekolah Tahun Pelajaran 2019/2020

Rabu, 8 Agustus 2019 – SMA NU Juntinyuat mengadakan Rapat Komite dengan mengundang orang tua/wali peserta didik baru lebih tepatnya kelas 10, 11 & kelas 12 semua Program Studi IPA & IPS. Rapat ini diadakan di Lantai 2 SMA NU Juntinyuat, Waktu pelaksanaan kegiatan ini dimulai pukul 10.00 Wita s.d Selesai. Rapat ini selain dihadiri orang tua/wali peserta didik, juga dihadiri oleh Ketua Yayasan, H. Abas Abdul Djali, M.Si, Pengawas Pembina, Edy Wijatno, S.Pd,. MM Kepala SMA NU Juntinyuat, Burhanudin, M.Pd.I.

Peranan orang tua siswa sebagai patner guru dalam mendidik anak-anak tidak bisa dipisahkan. Bahkan orang tualah yang hakikatnya memiliki peran utama sesungguhnya dalam pendidikan. Sedangkan guru hanya sebagai fasilitator, pembimbing, orang tua kedua di sekolah. Namun, justru hanya sebagian kecil saja yang memahami hal tersebut. Orang tua justru menyerahkan sepenuhnya segala macam pendidikan baik intelektual, spiritual dan juga keterampilan pada guru disekolah.

Selain dibuat kesepahaman dalam mendidik anak-anak juga dijabarkan kegiatan-kegiatan sekolah satu tahun kedepan yang akan diselenggarakan sekolah. Sehingga orang tua mengetahui semua program sekolah. Orang tua juga bisa meminta informasi tentang kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dari segi manfaatnya bagi pendidikan anak-anak.

Dengan demikian guru dan orang tua dapat bersinergi dan mengembangkan komunikasi horizontal bersifat kekeluargaan dalam mendidik anak-anak. Apa yang dilakukan siswa disekolah perlu diketahui orang tua. Dan begitu juga sebaiknya, lingkungan keluarga siswa perlu diketahui guru untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang bisa muncuk dalam perjalanan pendidikan nantinya.

Pendidikan itu butuh keteladanan. Keteladanan yang pertama dilihat oleh siswa adalah perilaku orang tua di rumah. Anak-anak adalah peniru yang handal. Jika orang tua tidak hati-hati maka secara tidak langsung akan memberikan dampak terhadap perkembangan anak didik. Inilah yang perlu disadari kedua belah pihak. Guru juga perlu mengetahui lingkungan sekitar dimana anak didiknya tinggal. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara home visit.

Dengan demikian guru dan orang tua dapat berjalan bersama dan bekerjasama dalam mendidik anak-anak generasi penerus bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

WhatsApp chat