INFO
Selamat Datang di Website resmi SMA NU Juntinyuat
SPMB

Anak Gadis Yatim Itu Datang Lagi Setelah 9 Tahun

Artikel 17

Di tahun 2011, saya home visit ke siswa yang orang tuanya meninggal di Desa Segeran Lor… Sebagai Guru dan bagian Keagamaan di SMA NUJU, adalah menjalin HARMONISASI dan pengajaran ta`ziah ke keluarga siswa yang orang tuanya meninggal.

Usai memberikan santunan, kami pamit pulang. Tiba-tiba seorang gadis kecil, adik dari siswa saya, berlari menghampiri. Dengan hijab kebesaran dan senyum polos ia berkata, “kesuwun Pak Soleh,” sambil mencium tangan saya. Jepretan kamera teman mengabadikan momen itu secara tidak sengaja. Saya hanya menahan iba melihatnya, lalu pergi. Kejadian itu pun terlupakan.

Delapan tahun kemudian, 2019, di acara Pawidya kelas XII, seorang siswi berprestasi dengan medali di dadanya meminta foto berdua dengan saya. Setelah foto, ia mencium tangan saya dan berkata lirih:

“Terima kasih Bapak, 3 tahun mendidikku tentang arti hidup berdikari tanpa mengharap belas kasih manusia. Kini aku mengerti kenapa Allah yatimkan aku. Karena Pak Soleh mengajarkan anak yatim hanya bergantung pada belas kasih Ilahi…

“Saya terdiam. Lalu ia melanjutkan,

“Sebenarnya aku adalah gadis kecil yang dulu foto sama Pak Soleh, 9 tahun lalu. Sejak itu aku bercita-cita bisa lanjut SMA untuk bertemu Pak Soleh lagi. Alhamdulillah Allah pertemukan.

“Saat itulah saya ingat senyum tulus itu. Saya tanya, kenapa tidak pernah cerita? Ia jawab,

“Aku sengaja tak cerita, karena jika Pak Soleh tahu, akan lain ceritanya.”

Di situlah saya belajar…

refleksi: Apa makna menjadi guru?

Bahwa satu ucapan, satu cium tangan, bisa menjadi doa dan cita-cita yang hidup 9 tahun.

Bahwa legacy guru bukan di papan tulis, tapi di hati murid yang kita bahkan sudah lupa pernah kita temui.

Awalan..edisi serpihan KISAH

Catatan alur kisah ini diambil dari pengalaman pribadi penulis sebagai  GURU SMA NU Juntinyuat  yang mengalami sendiri dari kisah kisah ini mulai 2010 sampai dengan sekarang.

Kesemuanya dari  isi kisah ini tanpa  konfirmasi  dari  pelaku, atau  persetujuan dari obyek (pelaku) , karena  semua kisah ini  tidak   mengungkap   tentang   keuangan    ,  info  media   atau  hubungan pribadi yang bersifat aib.

Kesemuanya dI buat untuk menjadi IBROH  ( PELAJARAN ) khususnya di lingkungan keluarga besar  SMA NU Juntinyuat.

Banyak pelajaran dari siswa siswi kita yang dijadikan  sumber inspirasi  dan  motivasi  ,  banyak  rekam  jejak  mereka  yang membuat kita takjub, kaget, haru, sedih, bahagia, dan  bahkan konyol.

RETROSPEKSI ( melihat / meninjau kebelakang ) dibutuhkan untuk   memahami , belajar  dari  pengalaman   sehingga   bisa merencanakan kedepannya.

Sebagian dari kisah  ini  adalah GAMBAR POTO LAMA  dan  diharap  bernostalgia  akan  kenangan ,  tapak tilas dari siswa siswi kita yang sudah lulus .

Dan pastinya senyum sambil mengingat masa masa itu.  Walau ada  gambar ilustrasi untuk melengkapi kisah ini.   Desember 2025

Penulis

Solehudin Al ayubi

 

di tulis saat liburan semester I

23 Desember  2025

11 Januari  2026.

SERI KISAH 1 ( 20 CERITA )

 

Apakah informasi ini bermanfaat?